Darimu, aku belajar banyak hal

bismillahhirrahmanirrahim..

 

melalui tulisan ini, aku ingin sampaikan, betapa bersyukurnya aku karena telah diberikan kesempatan oleh Allah untuk mengenalmulebih dekat. melalui dirimu, banyak perubahan-perubahan baik yang terjadi dalam hidupku.

aku belajar mandiri darimu. mengatur segala sesuatu dalam hidupku dengan cara bijak, melihat semuanya dari segala sudut dan dari setiap baik-buruknya. pun aku juga belajar menggantungkan hidupku hanya pada diriku saja. melakukan semuanya sekecil mungkin tanpa merepotkan dan mengganggu orang-orang disekitarku. mandiri pun juga membuatku mengenal lingkungan di sekitarku. belajar berinteraksi dengan beragam karakter orang-orang dan dengan latar belakang yang berbeda-beda. meninggikan toleransi yang ada dari setiap kesenjangan yang ditemui. mandiri juga mengartikan bahwa hidup ini hanya pada Allah saja sebagai tempat bergantung.

lalu setelahnya, aku belajar darimu akan pentingnya sebuah silaturrahim. mengenal lebih dekat tetangga sekitar. memberi pertolongan jika dibutuhkan. mengenal kehidupan mereka, dan segala lika-likunya. memahami bahwa kerja keras mereka yang menghantarkan mereka menuju kesuksesan. pun juga tetap harus menjaga perasaan mereka jika ada hal-hal yang tidak disukai darinya.

aku ingin mengenang segala kebaikan yang kau ajarkan padaku. dengan sabar, dengan perlahan, dengan kata-kata yang lembut dan penuh motivasi, kau selalu mengajakku untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

dan teringat ketika, kau mengajakku untuk menghafalkan satu ayat setiap hari. awalnya, aku tidak mengerti kenapa hanya satu ayat, sedikit sekali. namun, lama-lama aku sadar, bahwa amal yang dikerjakan terus-meneruslah yang disukai oleh Allah. melaui ayat-ayatNya pun, ternyata itulah obat termahal yang menghantarkan jiwa ini menjadi lebih tenang. setelah sekian lama berlalu, ternyata semuanya baru tersadari bahwa kau mengajaku untuk memohon hanya padaNya, menggantungkan semuanya hanya padaNya, dan mencari ketenangan hanya dariNya.

sebagai penutup dari semuanya.

satu yang ingin sekali aku ikuti dalam hidupku adalah kesenanganmu untuk memberi kepada orang-orang disekitarmu. banyak kisah yang aku dapatkan, betapa bahagianya orang yang selalu memberi. termasuk ketika aku menulis catatan ini, murrobbiku bercerita tentang kisah sahabat yang selalu memberi, bersedekah dalam hidupnya. dia adalah Abdurrahman bin Auf. masih teringat dengan jelas cerita dari murrobbiku bagaimana zuhudnya seorang Abdurrahman bin Auf ketika akhirnya beliau menginfakkan seluruh hartanya di jalan dakwah. haha, dan sekali lagi, aku baru menyadari pentingnya memberi kepada saudara-saudara kita setelah sekian lama aku mengenalmu. ada kutipan yang sangat mengguggah hatiku ketika murrobbiku mengatakan bahwa sebuah teko yg terisi penuh dengan jus dan tidak pernah dikeluarkan/diminum, maka lama-kelamaan jusnya akan basi. tapi jika jusnya dikeluarkan/diminum, maka isi teko itu bisa dimasukkan dengan minuman jenis yang lainnya atau bahkan jus yang lebih segar. begitulah dengan harta dan ilmu yang kita punya. jika hanya tersimpan di dalam diri kita dan tidak pernah dikeluarkan, maka harta dan ilmu kita tidak akan pernah ada yang baru, bahkan membasi isinya..

wallahu’alam..

alhamdulillah. semoga selalu terucap rasa syukur atas segala hidayah, nikmat dan rahmat yang selalu Allah berikan dalam kehidupanku.

teruntuk seseorang yang berada disana. aku ingin mengatakan bahwa, tanpa kau sadari, caramu mengajariku begitu indah. terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala kesempatan yang takkan pernah terbeli olehku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s